Friday, August 14, 2009

Objek Wisata Gua Sunyaragi Cirebon

Sunyaragi adalah nama suatu Cagar Budaya Indonesia yang unik. Sunyaragi berlokasi di kelurahan Sunyaragi, Kesambi, Kota Cirebon dimana terdapat bangunan mirip candi yang disebut Gua Sunyaragi, atau Taman Air Sunyaragi, atau sering disebut sebgaai Tamansari Sunyaragi. Nama "Sunyaragi" berasal dari kata "sunya" yang artinya adalah sepi dan "ragi" yang berarti raga, keduanya adalah bahasa Sansekerta. Tujuan utama didirikannya gua tersebut adalah sebagai tempat beristirahat dan meditasi para Sultan Cirebon dan keluarganya.


Gua Sunyaragi merupakan salah satu benda cagar budaya yang berada di Kota Cirebon dengan luas sekitar 15 hektar. Objek cagar budaya ini berada di sisi jalan by pass Brigjen Dharsono, Cirebon. Konstruksi dan komposisi bangunan situs ini merupakan sebuah taman air. Karena itu Gua Sunyaragi disebut taman air gua Sunyaragi. Pada zaman dahulu kompleks gua tersebut dikelilingi oleh danau yaitu Danau Jati. Lokasi dimana dulu terdapat Danau Jati saat ini sudah mengering dan dilalui jalan by pass Brigjen Dharsono, sungai Situngkul, lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Gas, Sunyaragi milik PLN, persawahan dan menjadi pemukiman penduduk. Selain itu di gua tersebut banyak terdapat air terjun buatan sebagai penghias, dan hiasan taman seperti Gajah, patung wanita Perawan Sunti, dan Patung Garuda. Gua Sunyaragi merupakan salah satu bagian dari keraton Pakungwati sekarang bernama keraton Kasepuhan.


Kompleks tamansari Sunyaragi ini terbagi menjadi dua bagian yaitu pesanggrahan dan bangunan gua. Bagian pesanggrahan dilengkapi dengan serambi, ruang tidur, kamar mandi, kamar rias, ruang ibadah dan dikelilingi oleh taman lengkap dengan kolam. Bangunan gua-gua berbentuk gunung-gunungan, dilengkapi terowongan penghubung bawah tanah dan saluran air. Bagian luar komplek aku bermotif batu karang dan awan. Pintu gerbang luar berbentuk candi bentar dan pintu dalamnya berbentuk paduraksa.


Induk seluruh gua bernama Gua Peteng (Gua Gelap) yang digunakan untuk bersemadi. Selain itu ada Gua Pande Kemasan yang khusus digunakan untuk bengkel kerja pembuatan senjata sekaligus tempat penyimpanannya. Perbekalan dan makanan prajurit disimpan di Gua Pawon. Gua Pengawal yang berada di bagian bawah untuk tempat berjaga para pengawal. Saat Sultan menerima bawahan untuk bermufakat, digunakan Bangsal Jinem, akan tetapi kala Sultan beristirahat di Mande Beling. Sedang Gua Padang Ati (Hati Terang), khusus tempat bertapa para Sultan.

Walaupun berubah-ubah fungsinya menurut kehendak penguasa pada zamannya, secara garis besar Tamansari Sunyaragi adalah taman tempat para pembesar keraton dan prajurit keraton bertapa untuk meningkatkan ilmu kanuragan. Bagian-bagiannya terdiri dari 12 antara lain :

(1)bangsal jinem, tempat sultan memberi wejangan sekaligus melihat prajurit berlatih;
(2) goa pengawal, tempat berkumpul par apengawal sultan;
(3) kompleks Mande Kemasan (sebagain hancur);
(4) goa Pandekemasang, tempat membuat senjata tajam;
(5) goa Simanyang, tempat pos penjagaan;
(6) goa Langse, tempat bersantai;
(7) goa peteng, tempat nyepi untuk kekebalan tubuh;
(8) goa Arga Jumud, tempat orang penting keraton;
(9) goa Padang Ati, tempat bersemedi;
(10) goa Kelanggengan, tempat bersemedi agar langgeng jabatan;
(11)goa Lawa, tempat khusus kelelawar;
(12) goa pawon, dapur penyimpanan makanan.

Sumber : Wikipedia

5 comments:

  1. tingkatkan wisata cirebon

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buat saudara punya permasalahan ekonomi: hub aki santoro,karna saya sudah membuktikan bantuan aki santoro yang berminat,hub aki santoro di nomor 0823 1294 9955, atau KLIK DI SINI

      Delete
  2. gua sunyaragi kalau di perbaharui menjadi ikon wisata kota cirebon.. sayangnya banyak tower pln yang membuat rusak pemandangan

    ReplyDelete
  3. cirebon kota bersejarah juga ya?? tempat wisata nya banyak keraton nya..

    ReplyDelete
  4. Jangan lupa juga tempat wisata cirebon punya 4 keraton yg berbeda. Beda dengan bbrp lokasi wisata yang hanya 1 atau 2 keraton

    ReplyDelete

Mangga komentare kula tampi